Qifaya Berumrah Sesuai Syariah

Qifaya Berumrah Sesuai Syariah

Salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan sebelum melaksanakan ibadah umrah adalah memilih biro perjalanan (travel). Hal ini karena biro perjalanan merupakan pihak yang akan mengurus segala kebutuhan jamaah sebelum dan selama ibadah umrah berlangsung. Mulai dari pemilihan transportasi, penginapan, penyediaan makan, hingga mobilitas selama di Arab Saudi.

Sayangnya, saat ini banyak pengelola biro perjalanan kurang memperhatikan kenyamanan jamaah. Demi keuntungan, mereka tega mengurangi aspek pelayanan. Bahkan, tak jarang ada travel yang berani mengabaikan aspek ibadah dan cenderung mengutamakan aspek wisata. Padahal, umrah merupakan ibadah yang memiliki syariat tetap alias tidak bisa ditawar sebagaimana ibadah lain dalam Islam. “Mengabaikan syariat bisa menghilangkan nilai ibadah umrah,” kata Direktur Utama Qifaya Travel, Budi Rianto.

Menurut Budi Rianto, yang terpenting dari umrah adalah ibadah. Kalaupun perjalanan umrah harus disertai unsur wisata, hal ini tidak boleh sampai merusak syariat ibadah itu sendiri. Ia menilai, banyaknya travel yang mengabaikan aspek ibadah karena mereka tidak memahami ketentuan syariat umrah dalam agama. Hal ini kian diperparah dengan tidak disediakannya ahli agama (ustadz) yang mumpuni untuk mendampingi jamaah selama berumrah.

Berangkat dari keprihatinan semacam itu, Budi Rianto lantas mendirikan biro perjalanan haji dan umrah yang dia beri nama Qifaya Travel. Kendati baru berusia dua tahun, sudah banyak jamaah umrah yang puas dengan layanan Qifaya. Kepuasan itu mereka wujudkan dengan merekomendasikan Qifaya kepada rekan atau kerabat yang ingin melaksanakan umrah maupun haji. Di antara jamaah bahkan ada yang sampai berminat mendirikan cabang Qifaya. “Kami berkembang dari kepuasan jamaah,” ujarnya.

Budi Rianto menyatakan yang membedakan Qifaya dengan biro perjalanan umrah lain adalah penekanan yang kuat pada aspek ibadah. Menurutnya, jamaah yang ingin berumrah dan berhaji sesuai syariat Islam dan tuntunan Nabi Muhammad SAW sangat tepat bila menggunakan Qifaya. Hal ini karena Qifaya menyediakan seorang ustadz yang tidak hanya membekali calon jamaah dengan pengetahuan syariat umrah atau haji sebelum keberangkatan namun juga mendampingi mereka selama melaksanakan ibadah di Tanah Suci. Layanan semacam ini jarang disediakan biro perjalanan lain. Umumnya, travel hanya menyediakan fasilitas bimbingan sebelum keberangkatan.

Selain aspek ibadah, Qifaya juga sangat memperhatikan layanan kepada jamaah, mulai dari transportasi, penginapan, hingga urusan makan. Menurut Budi Rianto, pelayanan kepada jamaah merupakan harga mati yang tidak boleh ditawar.

 

Tabungan Bersama

Untuk meningkatkan minat umat Islam melaksanakan haji dan umrah, Qifaya juga membuka program tabungan bersama. Konsep tabungan bersama pada intinya bertujuan mendorong umat serius menabung agar bisa segera berangkat ke Tanah Suci. Caranya, calon jamaah membuka rekening atas nama dirinya dan Qifaya. Jamaah yang menabung berhak memegang buku tabungan, namun tidak bisa mengambil uang tanpa persetujuan dari Qifaya. Dengan cara ini, Qifaya berharap masyarakat bisa disiplin melatih diri menabung untuk tujuan ibadah. “Tidak ada penipuan di sini. Tujuannya hanya ingin melatih jamaah menabung,” kata Budi Rianto.

Kepada masyarakat yang ingin memilih travel haji dan umrah, Budi Rianto membagi tips. Pertama, pilihlah biro perjalanan haji dan umrah yang sudah memiliki izin resmi dari Kementerian Agama. Hal ini untuk menghindari penipuan dan kemudahan dalam proses administrasi selama di Tanah Haram. Kedua, perhatikan apakah konsep yang ditawarkan sesuai dengan syariah agama atau tidak. Ketiga, hindari travel yang terlalu banyak memberi janji yang tidak masuk akal. Keempat, pastikan biaya yang dikeluarkan disertai bukti-bukti perjanjian.

Qifaya terbuka untuk memberikan informasi kepada masyarakat yang ingin mengetahui secara lebih dalam tentang pelaksanaan haji dan umrah dengan menghubungi 021 47862522.adv

 

Direktori Haji & Umrah – Republika, 2012

Related posts: