Adab Menyembelih Hewan Qurban

Adab Menyembelih Hewan Qurban

1. HARAM MENYEMBELIH UNTUK SELAIN ALLAH

“Allah melaknat orang yang menyembelih untuk selain Allah” (HR. Muslim)

 

2. HENDAKNYA YANG MENYEMBELIH ADALAH SHOHIBUL QURBAN SENDIRI, JIKA DIA MAMPU.

Hendaknya yang menyembelih adalah shohibul qurban sendiri, jika dia mampu. Jika tidak maka bisa diwakilkan orang lain, dan shohibul qurban disyariatkan untuk ikut menyaksikan.

 

3. GUNAKAN PISAU YANG SETAJAM MUNGKIN.

“Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat ihsan dalam segala hal. Jika kalian membunuh maka bunuhlah dengan ihsan, jika kalian menyembelih, sembelihlah dengan ihsan. Hendaknya kalian mempertajam pisaunya dan menyenangkan sembelihannya.” (HR. Muslim).

 

4. TIDAK MENGASAH PISAU DIHADAPAN HEWAN YANG AKAN DISEMBELIH.

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk mengasah pisau, tanpa memperlihatkannya kepada hewan.” (HR. Ahmad, Ibnu Majah ).

 

5. MENGHADAPKAN HEWAN KE ARAH KIBLAT.

“Ibnu Umar tidak suka memakan sembelihan yang ketika disembelih tidak diarahkan kearah kiblat” (Shahih diriwayatkan Abdurrazaq).

 

6. MELETAKKAN KAKI DI LEHER HEWAN AGAR LEBIH TENANG

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkurban dengan dua ekor domba. Aku lihat beliau meletakkan kaki beliau di leher hewan tersebut, kemudian membaca basmalah …. (HR. Bukhari dan Muslim).

 

7. WAJIB MEMBACA BASMALAH KETIKA HENDAK MENYEMBELIH

“Janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan.” (QS. Al-An’am: 121).

 

8. DIANJURKAN UNTUK MEMBACA TAKBIR SETELAH MEMBACA BASMALAH

“Dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menyembelih dua ekor domba bertanduk,…beliau sembelih dengan tangannya, dan baca basmalah serta bertakbir…. ” (HR. Al Bukhari dan Muslim).

 

9. DIANJURKAN MENYEBUT NAMA SHOHIBUL QURBAN

“Dari Jabir bin Abdillah radhiallahu ‘anhuma, bahwa suatu ketika didatangkan seekor domba. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyembelih dengan tangan beliau. Ketika menyembelih beliau mengucapkan, ‘bismillah wallaahu akbar, ini kurban atas namaku dan atas nama orang yang tidak berkurban dari umatku.” (HR. Abu Daud, At-Turmudzi dan disahihkan Al-Albani).

 

10. PASTIKAN BAGIAN TENGGOROKAN, KERONGKONGAN, DUA URAT LEHER (KANAN-KIRI) TELAH TERPOTONG.

“Selama mengalirkan darah dan telah disebut nama Allah maka makanlah. Asal tidak menggunakan gigi dan kuku.” (HR. Al Bukhari dan Muslim).

 

11. SEBAGIAN ULAMA MENGANJURKAN AGAR MEMBIARKAN KAKI KANAN BERGERAK, SEHINGGA HEWAN LEBIH CEPAT MEREGANG NYAWA.

“Dianjurkan untuk membaringkan sapi dan kambing ke arah kiri. Demikian keterangan dari Al-Baghawi dan ulama Madzhab Syafi’i. Mereka mengatakan, “Kaki kanannya dibiarkan… (Al-Majmu’ Syarh Muhadzab, 8:408)

 

12. TIDAK BOLEH MENGULITI/MEMATAHKAN LEHER SEBELUM HEWAN BENAR-BENAR MATI.

“Makruh menguliti binatang yang disembelih sebelum benar-benar mati. Karena tindakan semacam ini temasuk bentuk penyiksaan terhadap binatang. Sebagaimana memotong anggota badan hewan itu” (al-Mughni, 9/402)

 

 

Related posts: